Wednesday, July 6, 2022

Tentang Implementasi Kurikulum Merdeka PAUD

 

Apa Itu Kurikulum Merdeka


(Diolah dari berbagai Sumber)

 

Kementerian Pendidikan merilis Kurikulum Merdeka (KM) sebagai tambahan pilihan kurikulum yang dapat digunakan sekolah dalam rangka pemulihan pembelajaran selama 2022-2024. KM sebagai opsi bagi semua satuan Pendidikan yang didalam proses pendataan merupakan satuan Pendidikan yang siap melaksanakan KM. Kebijakan Kemendikburistek terkait kurikulum nasional akan dikaji ulang pada 2024 berdasarkan evaluasi selama masa pemulihan pembelajaran. Kurikulum 2013 yang di digunakan pada masa sebelum pandemic menjadi satu satuanya kurikulum yang digunakan satuan Pendidikan dalam pembelajaran.

 

Masa pandemic 2020 s.d. 2021 Kemendikburistek mengeluarkan kebijakan penggunaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Darurat (Kur-2013 yang disederhanakan) menjadui rujukan kurikulum bagi satuan Pendidikan.

 

Kurikulum merdeka sebagai Kurikulum Paradigma Baru 2022 merupakan upaya pemerintah dalam menciptakan perubahan dalam pengembangan karakter dan pola pikir siswa. Kurikulum prototipe dapat berperan sebagai upaya pemulihan pembelajaran karena berfokus pada materi esensial dan kompetensi dasar murid. Pada Kurikulum Baru 2022, Kurikulum ini bukan paksaan bagi sekolah karena kurikulum prototipe melanjutkan arah pengembangan kurikulum sebelumnya

Kurikulum Sebelum dan Sesudah Pandemi

Pada masa sebelum dan pandemic, Kemendikburistek mengeluarkan kebijakan penggunaan kurikulum 2013 kemudian kurikulum 2013 di sederhanakan menjadi kurikulum darurat yang memberikan kemudahan bagi satuan Pendidikan dalam mengelola pembelajaran jadi lebih mudah dengan substansi materi yang esensial. Kurikulum Merdeka di SP/SMK-PK menjadi angin segar dalam upaya perbaikan dan pemulihaan pembelajaran yang diluncurkan pertama kali tahun 2021.

 Tahun 2024 menjadi penentuan kebijakan kurikulum nasional berdasarkan evaluasi terhadap kurikulum pada masa pemulihan pembelajaran. Evaluasi ini menjadi acuan Kemendikburistek dalam mengambil kebijakan lanjutan paska pemulihan pembelajaran.

 Sebagai bagian dari upaya pemulihan pembelajaran, Kurikulum Merdeka dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi murid. Karakteristik utama dari kurikulum ini yang mendukung pemulihan pembelajaran adalah:

 Pembelajaran berbasis projek untuk pengembangan soft skills dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila

Fokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi.

Fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai dengan kemampuan peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal.


 Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Projek penguatan profil pelajar Pancasila memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan, mengembangkan keterampilan, serta menguatkan pengembangan enam dimensi profil pelajar Pancasila. Melalui projek ini, peserta didik memiliki kesempatan untuk mempelajari secara mendalam tema-tema atau isu penting seperti gaya hidup berkelanjutan, toleransi, kesehatan mental, budaya, wirausaha, teknologi, dan kehidupan berdemokrasi.

 Projek ini melatih peserta didik untuk melakukan aksi nyata sebagai respon terhadap isu-isu tersebut sesuai dengan perkembangan dan tahapan belajar mereka. Projek penguatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi peserta didik untuk memberikan kontribusi dan dampak bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

 Struktur Kurikulum merdeka di PAUD terdiri atas kegiatan pembelajaran intrakurikuler dan projek penguatan profil pelajar Pancasila.

1. Kegiatan pembelajaran intrakurikuler

Kegiatan pembelajaran intrakurikuler dirancang agar anak dapat mencapai kemampuan yang tertuang di dalam capaian pembelajaran. Intisari pembelajaran intrakurikuler di jenjang PAUD adalah bermain bermakna sebagai perwujudan dari Merdeka Belajar, Merdeka Bermain. Kegiatan pembelajaran dapat dipilih harus memberikan pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi anak. Kegiatan pembelajaran juga perlu didukung oleh penggunaan sumber belajar yang nyata dan ada di lingkungan sekitar anak. Sumber belajar yang tidak ada secara nyata, dapat dihadirkan dengan bantuan teknologi dan buku bacaan anak.

 2. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Projek penguatan profil pelajar Pancasila bertujuan untuk memperkuat upaya pencapaian profil pelajar Pancasila yang mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan anak untuk PAUD) dan untuk pengayaan wawasan dan penanaman karakter sejak dini. Penguatan profil pelajar Pancasila di PAUD dilaksanakan dalam konteks perayaan terhadap tradisi lokal, hari besar nasional, dan internasional. Pelaksanaan projek penguatan profil Pancasila menggunakan alokasi waktu kegiatan di PAUD. Alokasi waktu pembelajaran di PAUD untuk usia 4-6 tahun paling sedikit 900 menit per minggu. Sedangkan untuk usia 3-4 tahun paling sedikit 360 menit per minggu.

 Dalam pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila di PAUD, pemerintah telah menetapkan 4 tema utama yang dapat dikerucutkan menjadi topik oleh satuan pendidikan sesuai dengan konteks wilayah dan karakteristik peserta didik. Adapun keempat tema utama tersebut, yaitu:

  1. Aku Sayang Bumi. Tema ini bertujuan untuk mengenalkan peserta didik pada isu lingkungan, eksplorasi dalam mencari solusi kreatif yang dapat dilakukan oleh peserta didik, serta memupuk kepedulian terhadap alam sebagai perwujudan rasa sayang terhadap ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Aku Cinta Indonesia. Tema ini bertujuan agar peserta didik mengenal identitas dan karakteristik negara, keberagaman budaya dan ciri khas lainnya tentang Indonesia, sehingga mereka memahami identitas dirinya sebagai anak Indonesia, serta bangga menjadi anak Indonesia.
  3. Bermain dan Bekerja sama/Kita Semua Bersaudara. Tema ini bertujuan untuk mengajak peserta didik untuk mampu berinteraksi dengan teman sebaya, menghargai perbedaan, mau berbagi, dan mampu bekerja sama.
  4. Imajinasiku/ Imajinasi dan Kreativitasku. Tema ini bertujuan untuk mengajak peserta didik belajar mengenali dunianya melalui imajinasi, eksplorasi, dan eksperimen. Pada tema ini peserta didik distimulasi dengan serangkaian kegiatan yang dapat membangkitkan rasa ingin tahu, memperkaya pengalamannya, dan menguatkan kreativitasnya.

Perbedaan Kurikulum Merdeka, K13, dan K-Darurat

Persamaan dan Perbedaan Kurikulum Merdeka (K-Merdeka) PAUD, Kurikulum 2013 PAUD, dan Kurikulum Darurat PAUD dirinci dari berbagai hal berikut ini:

 Kerangka Dasar

Dilihat dari kerangka dasar yang digunakan, perbedaan kurikulum 2013 paud, kurikulum darurat paud, dan kurikulum merdeka dapat dideskripsikan sebagai berikut:

K13 : Rancangan landasan utama Kurikulum 2013 adalah tujuan Sistem Pendidikan Nasional dan Standar Nasional Pendidikan

K-Darurat: Rancangan landasan utama Kurikulum Darurat adalah tujuan Sistem Pendidikan Nasional dan Standar Nasional Pendidikan

K-Merdeka: Rancangan landasan utama Kurikulum Merdeka adalah tujuan Sistem Pendidikan Nasional dan Standar Nasional Pendidikan; Mengembangkan  profil pelajar Pancasila pada peserta didik

Kompetensi yang Dituju

K13 : Kompetensi Dasar (KD) yang berupa lingkup dan urutan (scope and sequence) yang dikelompokkan pada empat Kompetensi Inti (KI) yaitu:  Sikap Spiritual, Sikap Sosial, Pengetahuan, dan Keterampilan;

KD disusun  dari 6 aspek perkembangan, dinyatakan dalam bentuk point-point dan diurutkan, merupakan gambaran pencapaian STPPA di akhir layanan PAUD usia 6 tahun

K-Darurat : KD disusun  dari 6 aspek perkembangan, dinyatakan dalam bentuk point-point dan diurutkan, merupakan gambaran pencapaian STPPA di akhir layanan PAUD usia 6 tahun, tidak ada pengurangan KD

K-Merdeka: - Capaian Pembelajaran (CP) untuk satu fase perkembangan anak usia dini, disebut sebagai Fase Fondasi;

-   CP dinyatakan dalam paragraf yang merangkaikan pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk mencapai, menguatkan, dan meningkatkan kompetensi anak usia dini dalam nilai agama dan moral, perkembangan dan identitas diri, serta kompetensi literasi,numerasi, sains, teknologi, rekayasa, dan seni;

-   CP diharapkan dapat dicapai di  akhir layanan PAUD (usia 5-6 tahun)

 Struktur Kurikulum

K13:     - Jam Pelajaran (JP) diatur  900 menit per minggu.

-  Satuan PAUD untuk kelompok usia 4-6 tahun yang tidak dapat melakukan pembelajaran 900 menit per minggu wajib melaksanakan pembelajaran 540 menit dan ditambah 360 menit pengasuhan terprogram.

K-Darurat: Menggunakan Struktur Kurikulum PAUD pada Kurikulum 2013

K-Merdeka: - Jam Pelajaran (JP) diatur per tahun. Satuan pendidikan dapat mengatur alokasi waktu pembelajaran secara fleksibel untuk mencapai JP yang ditetapkan. Untuk TK B ada penambahan menjadi 35700 menit/tahun. Perkiraan per minggu 1050 menit, penambahan 150 menit dari K13

-   Pembelajaran dengan projek tidak terpisah jamnya dengan intrakurikuler

Baca Juga:  Kurikulum Merdeka, Nama Baru Kurikulum Prototipe

Pembelajaran

K13: Pendekatan pembelajaran yang digunakan adalah pendekatan saintifik; Menggunakan prinsip pembelajaran anak usia dini; Belajar melalui bermain Anak di bawah usia 6 tahun berada pada masa bermain; Berorientasi pada perkembangan anak, Berorientasi pada kebutuhan anak; Berpusat pada anak; Pembelajaran aktif; Berorientasi pada pengembangan nilai-nilai karakter; Berorientasi pada pengembangan kecakapan hidup; Didukung oleh lingkungan yang kondusif; Berorientasi pada pembelajaran yang demokratis; Pemanfaatan media belajar, sumber belajar, dan narasumber

 K-Darurat: Sama dengan K13

K-Merdeka: Bermain-belajar. Pembelajaran anak usia dini berpusat pada anak; Kegiatan berbasis buku bacaan anak untuk menguatkan kompetensi literasi; Orientasi pembelajaran untuk mencapai well-being anak, dengan Capaian Pembelajaran sebagai acuan dan memperhatikan aspek perkembangan; Penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler; Satuan pendidikan dapat menggunakan berbagai pendekatan pembelajaran; Tidak ada alur untuk tujuan pembelajaran

 Penilaian

K13: Teknik dan instrumen penilaian:

Pengamatan atau observasi; Percakapan; Penugasan; Unjuk kerja; Penilaian hasil karya; Pencatatan anekdot; Portofolio; Catatan penilaian proses dan hasil belajar perkembangan anak dimasukkan ke dalam format rangkuman penilaian mingguan atau bulanan untuk dibuat kesimpulan sebagai dasar laporan perkembangan anak kepada orang tua.

Pelaporan adalah kegiatan mengomunikasikan hasil penilaian tentang tingkat pencapaian perkembangan anak; Bentuk pelaporan berupa deskripsi pertumbuhan fisik dan perkembangan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan anak yang dilaporkan kepada orang tua dilengkapi dengan lampiran hasil portofolio; Teknik pelaporan dilakukan dengan cara bertatap muka; Pelaporan secara tertulis diberikan kepada orang tua minimal sekali untuk setiap 6 bulan, sedangkan pelaporan secara lisan dapat diberikan sesuai kebutuhan.

K-Darurat: Sama dengan K13

K-Merdeka:  Tidak ada pemisahan antara penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan Teknik dan waktu pelaksanaan asesmen ditentukan oleh guru; Teknik asesmen  dan instrumen diantaranya: Observasi, Catatan anekdot, Foto berseri, Checklist; Portofolio

Teknik dan instrumen lain yang dapat dimodifikasi sekolah;

Pelaporan tertulis ke orang tua minimal 6 bulan sekali, yang berisi deskripsi kemajuan Capaian Pembelajaran anak, dan laporan atau komunikasi lisan dengan orang tua dapat dilakukan kapan saja

 Perangkat Ajar yang Disediakan Pemerintah

K13: Buku Panduan Pendidik PAUD untuk anak usia 4-5 Tahun; Buku Panduan Pendidik PAUD untuk anak usia 5-6 tahun; 22 model buku PAUD

K-Darurat: Sama dengan K13

K-Merdeka: Buku panduan pendidik PAUD:

Panduan Pengembangan Pembelajaran

Panduan Pengembangan Pembelajaran elemen CP Nilai Agama dan Budi Pekerti

Panduan Pengembangan Pembelajaran elemen CP Jati Diri

Panduan Pengembangan Pembelajaran elemen CP Dasar-dasar Literasi dan STEAM

Panduan Bermain Berbasis Buku

Panduan Contoh  Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Panduan Penyusunan  Laporan Capaian Pembelajaran

Contoh-contoh Tujuan Pembelajaran ada di tiap buku panduan pendidik

Modul ajar tersedia melalui:

 Perangkat Kurikulum

Dilihat dari perangkat kurikulum yang digunakan, perbedaan kurikulum 2013 paud, kurikulum darurat paud, dan kurikulum merdeka dapat dideskripsikan sebagai berikut:

K13: Buku kerangka dasar PAUD, Buku pedoman pengelolaan kelas; Buku pedoman pengembangan tema pembelajaran; Buku pedoman penilaian pembelajaran; Buku pedoman penyusunan SOP; Buku Pedoman apa mengapa kurikulum 2013; Buku pedoman penanaman sikap; Buku pedoman pengelolaan pembelajaran; Buku pedoman penyusunan kurukulum KTSP PAUD

K-Darurat: –

K-Merdeka:

Panduan pengembangan kurikulum operasional sekolah

Panduan pengembangan projek penguatan profil pelajar Pancasila

Panduan pendidikan khusus


Referensi Buku Panduan Guru/Presentasi untuk Mengenal Kurikulum Merdeka


1.  Buku Panduan Guru : Jati Diri PAUD                                     DI SINI


2.  Buku Panduan Guru : Profil pelajar Pancasila                       DI SINI


3.  Buku Panduan Guru : Capaian Pembelajaran Elemen                    DI SINI

     Nilai Agama dan Budi Pekerti  pdf                                                 


4.  Buku Panduan Guru : Capaian Pembelajaran Elemen Dasar  pdf   DI SINI

     Literasi dan steam                                                                     


5.  Buku Panduan Guru : Pengembangan Pembelajaran PAUD pdf    DI SINI


6.   Buku Panduan Guru : Belajar dan Bermain Berbasis Buku pdf      DI SINI


7. Pembelajaran Proyek dan Profil Pelajar Pancasila ppt      DI SINI


8.   Pengenalan Kurikulum Merdeka ppt                                  DI SINI


9.   Prototipe - Capaian Pembelajaran pdf                              DI SINI


10.   Perencanaan Pembelajaran- POP pdf                               DI SINI


11. Pengalaman Bermakna Bagi Anak Usia Dini-POP pdf      DI SINI


12.  ASESMEN-POP Kurikulum Merdeka  pdf                         DI SINI


13. Bincang-Bincang Kurikulum pdf                                                   DI SINI





Sunday, April 3, 2022

BOP PAUD 2022

 JUKNIS BOP PERMEN DIKBUD, RISET DAN TEKNOLOGI RI 

NO 2 TAHUN 2022 

TENTANG JUKNIS BOP PAUD, BOS DAN BOP PENDIDIKAN KESETARAAN

SALINAN  PERMEN NO 2 TAHUN 2022 DOWNLOAD

LAMPIRAN  I PERMEN NO 2 TAHUN 2022 (RINCIAN KOMPONEN PENGGUNAAN DANA BOP PAUD, BOS)  DOWNLOAD 

LAMPIRAN II PERMEN NO 2 TAHUN 2022 (TEKNIS PENGELOLAAN DANA)  DOWNLOAD


CONTOH RKAS (ARKAS)  BOP PAUD REGULER DOWNLOAD




Thursday, February 24, 2022

LAPORAN SPT TAHUN 2021 DENGAN (E FORM)

 Penyampaian Laporan SPT Tahunan PPh dapat dilakukan dengan berbagai cara. Untuk lembaga PAUD (KB/TK) biasanya dilakukan secara langsung atau dilaporkan secara onlen. Untuk laporan secara langsung ditempat kami ada yang dikoordinir (pengumpulan secara kolektif oleh beberapa lembaga)oleh KPP. 2 tahun terakhir ini KPP memfasilitasi dengan membuka  kelas pajak baik onlen maupn tatap muka. Pengerjaan SPT dipandu dari awal sampai pengumpulan laporan. Hal ini sangat membantu bagi kami yang memiliki pengetahuan perpajakan yang sangat terbatas. 

Untuk pengisian SPT badan formulir 1771 sdh pernah saya share di blog ini sebelumnya


Pada kesempatan kali ini saya akan share tentang pelaporan SPT secara online dengan e form

Dua tahun sebelumnya, penulis sudah memulai melaporkan pajak badan lembega PAUD secara onlen. Alhamdulillah tidak ada kendala dan berhasil tanpa harus mendatangi dan antri di KPP. 

Untuk tahun ini (SPT tahun 2021) penulis sempat galau karena mendapatkan kendala gagal submit. Berhari hari mencoba submit SPT sampai begadang tengah malam dan fajar menjelang selalu mendapatkan notif 

Submit SPT Gagal.|n Terjadi kesalahan pada server

Seaching untuk mengatasi kegagalan dengan meminta disubmitkan medsos instagram dan telegram yang menyediakan bantuan konsultasi pajakpun tiada hasil. Bahkan sempat booking ke KPP untuk mencari solusi kegagalan pada submit SPT pun sdh sy rencanakan, tetapi karena kota kami saat ini masuk level IV COVID membuat layanan pajak fuul booking, dan harus bersabar untuk antri tiket buat konsultasi langsung.

Tetiba saja hari ini penulis mendapatkan wangsit untuk mengulang pengisian SPT dari awal, mulai dari permintaan e form dan token, lalu isi dari awal. file e form yg lama dibuang saja ke tempat sampah... 😅

dan cling.. Alhamdulillah submit berhasil... disertai dengan bukti notif dari email... Plong rasanya.... 

Sebagai rasa syukur kali ini penulis akan share pengisian SPT secara onlen

  1. Langkah pertama yang harus disiapkan adalah instal perangkat Laptop/Komputer anda dengan Adobe Reader DC. pada tahun sebelumnya pelaporan menggunakan format  csv (.xfdl). Untuk tahun 2022 ini format e form yang dikirim dalam bentuk pdf. Eform sebenarnya bukanlah aplikasi yang diinstal di laptop, melainkan formulir yang berbentuk pdf yang dapat dibuka melalui pdf  adobe reader sehingga jika ingin melaporkan SPT Tahunan menggunakan e form di PC hrs ada instalasi reader PDF/pembaca file PDF. Sebagai tambahan informasi Adobereader harus  versi terbaru 20 diatas (penulis memakai v 32 bit)
  2. Login ke https://djponline.pajak.go.id/account/login dengan memasukkan akun no NPWP dan paswordnya
  3. Pilih LAPOR lalu e-Form pdf
  4. Pilih Buat SPT, Isi tahun pajak lalu kirim permintaan (e form otomatis akan terdownload di PC dan no token terkirim via email atau hp)
  5. Selanjutnya anda bisa mengisi e form secara offlen, 
  6. Apabila form sudah terisi lengkap beserta lampiran yang wajib diunggah, isikan no token selanjutnya disubmit.. Tunggu beberapa saat sampai mendapatkan notif pengiriman berhasil


  Unduh Installer Adobe Reader 32-bit klik link di bawah ini

1. https://drive.google.com/file/d/1JgxiAZwbEJMF1HKOD8uvzjg69M-RUsOG/view?usp=sharing

atau:

Adobe Acrobat Reader DC 32-bit Offline Installer For Windows

2.  https://ardownload2.adobe.com/pub/adobe/reader/win/AcrobatDC/2100120145/AcroRdrDC2100120145_en_US.exe

Template Contoh  pengisian SPT untuk badan (Lembaga PAUD) dapat diliat link di bawah

Contoh pengisian spt  NIRLABA 

1.  https://docs.google.com/spreadsheets/d/1D9vl15TsRCVhNEUGfnHSj9NfbpdSMaxQ/edit?usp=sharing&ouid=101784248947749077537&rtpof=true&sd=true

2. https://pgkutempuran.blogspot.com/2021/04/template-kertas-kerja-pembuatan-spt.html





Monday, September 6, 2021

RPPM BDR TK KELAS A

 RPPM BDR Taman kanak-kanak KELAS A selama 17 minggu download DI SINI

RPPM BDR Taman kanak-kanak KELAS B selama 17 minggu download DI SINI

Sunday, September 5, 2021

TEMA KEBUTUHAN

 Tema kebutuhan terdiri dari 3 sub tema

1. Sub tema makanan/minuman

2. Sub tema pakaian

3. Sub tema merawat kebersihan dan kesehatan diri

RPPM tema kebutuhan download DI SINI

LKS tema kebutuhan download DI SINI













Tuesday, August 3, 2021

RPPM, RPPM wali murid, LKS tema Lingkungan

 Tema Lingkungan terdiri dari 2 Sub tema

1. Sub tema Rumah

2. Sub Tema Sekolah


RPPM tema Lingkungan tahun 2021 Download DI SINI

RPPM wali murid tema rumah tahun 2021 download DI SINI

LKS bentuk pdf tema lingkungan download DI SINI















Saturday, July 10, 2021

RPPM lembaga dan wali murid, RPPH dan Materi TEMA DIRIKU (Minggu ke 1-4) TAHUN 2021

                 RPPM 

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM) disusun untuk pembelajaran selama satu minggu. RPPM dijabarkan dari Program Semester. RPPM berisi (1) identitas program layanan, (2) KD yang dipilih, (3) materi pembelajaran dan (4) rencana kegiatan.

RPPM (lembaga) Tema DIRIKU Minggu ke 1-4 DOWNLOAD DI SINI

RPPM (untuk wali siswa) Tema DIRIKU Minggu ke 1-4 DOWNLOAD DI SINI


RPPH 

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) merupakan acuan untuk mengelola kegiatan bermain dalam satu hari. RPPH disusun berdasarkan RPPM. Komponen RPPH terdiri atas identitas lembaga,  materi, alat dan bahan, kegiatan pembelajaran ( pembukaan, inti, penutup ), indikator capaian perkembangan dan rencana penilaian.

RPPH  Tema DIRIKU Minggu ke 1 Identitas diri DOWNLOAD DI SINI

RPPH  Tema DIRIKU Minggu ke 2 Anggota Tubuh DOWNLOAD DI SINI

RPPH  Tema DIRIKU Minggu ke 3 Panca Indera DOWNLOAD DI SINI

RPPH  Tema DIRIKU Minggu ke 4 Keluargaku DOWNLOAD DI SINI


Lembar kegiatan Tema Diriku 







file LKS format PDF DOWNLOAD DI SINI






KTSP (Kurikulum BDR dan PTM terbatas)

Pendidikan anak usia dini harus dipersiapkan secara terencana dan bersifat holistik agar dimasa emas perkembangan anak mendapatkan distimulasi yang utuh, sehingga mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki anak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam rangka pengembangan potensi tersebut adalah dengan program pendidikan yang terstruktur. Salah satu komponen untuk pendidikan yang terstruktur adalah kurikulum.

Kurikulum PAUD adalah seperangkat bahan ajar yang diajarkan kepada peserta didik, khususnya pada usia dini (0-6 tahun) untuk mencapai tumbuh kembang secara optimal.

Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini bertujuan untuk mendorong perkembangan peserta didik secara optimal sehingga memberi dasar untuk menjadi manusia Indonesia yang memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. Kurikulum dipandang sebagai jantungnya sebuah program pendidikan. Kurikulum dapat dipandang sebagai strategi dan cara yang dirancang untuk mencapai tujuan pendidikan yang ditetapkan secara nasional.

Dalam masa pandemi New Normal dimana kegiatan pembelajaran PAUD disesuaikan menjadi Belajar dari Rumah (BDR) dan bila kondisi suatu daerah memungkinkan dapat dilakukan PTM (Pertemuan Tatap Muka) Terbatas, beberapa masalah teridentifikasi. Diantaranya ketidaksiapan orangtua menerima tanggung jawab untuk mengajar anak usia dini di rumah.

“Kurikulum pada satuan pendidikan dalam kondisi khusus memberikan fleksibilitas bagi sekolah untuk memilih kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran siswa". Kurikulum darurat yang disiapkan oleh Kemendikbud merupakan penyederhanaan kurikulum nasional. Dalam kurikulum darurat, kompetensi dasar untuk setiap mata pelajaran lebih disederhanakan. Tujuan pembuatan kurikulum darurat ini adalah agar guru dan siswa tetap fokus pada kompetensi esensial dan kompetensi prasyarat untuk pembelajaran di tingkat lanjut.

Contoh KTSP Kelompok bermain dapat di download link di bawah ini

1. Halaman Cover KTSP DOWNLOAD  DI SINI

2. KTSP Bagian 1,2,3,4 DOWNLOAD DI SINI  

3. Lampiran KTSP DOWNLOAD DI SINI

4. Prosem Semester 1 dan 2 DOWNLOAD DI SINI